Kegiatan Kemahasiswaan Bukan Hanya Untuk Profit

Banyak omong tak ada tindakan,banyak omong tetapi omongan tak berguna,mengkritisi tanpa lihat dirinya bagaimana,selalu ingin diuntungkan atas kesusahan orang lain,Ucapan tidak sesuai dengan perilaku dan lain sebagainya.Hal itu lah yang menjadi kejelakan oknum mahasiswa dalam sebuah organisasi kemahasiswaan.

Apakah wajar jika seorang mahasiswa itu yang dipikirkan dalam fikirannya hanya profit dalam sebuah kegiatan?

Ya,wajar.tetapi ada tempatnya.Ada saatnya seorang mahasiswa memikirkan profit tetapi harus melihat bentuk kegiatan tesebut merupakan kegiatan kewirausaan atau bukan?wajar saja jika itu merupan kegiatan kewirausahaan,Karena kegiatan kewirausahaan memang di tuntut agar kita belajar dan mendapatkan profit dari kegiatan tersebut.Apakah anda sependapat dengan oknum mahasiswa yang selalu mangatasnamakan kegiatan untuk keuntungannya tanpa ingin membantu ataupun tanpa ingin tahu kesulitan kawan-kawannya untuk mensukseskan kegiatan tersebut?Dia hanya sibuk bagaimana dalam kegiatan itu agar mendapat profit padahal kegiatan tersebut bukan kegiatan kewirausahaan.

Bahkan ada juga oknum mahasiswa yang justru ingin menjatuhkan temannya sendiri demi mendapatkan profit ataupun karena temannya tidak bisa sejalan dengan jalan fikiran oknum mahsiswa tersebut untuk melakukan hal yang tidak benar tersebut.Padahal kegiatan mahasiswa merupakan penopang kemandirian mahasiswa,disini kita di tuntut untuk belajar berorganisasi.Sesuatu yang kita korbankan tenaga,materi,waktu dan fikiran semuanya tak akan sia-sia,itu merupakan pembelajaran.

Jika ingin mencari profit,kenapa tidak mencoba membuka usaha saja?atau mengikuti kegiatan mahasiswa wirausaha?dari pada pikiran hanya digunakan untuk mencari profit yang tidak jelas dalam kegiatan yang bukan pada tempatnya untuk mendapatkan profit.Marilah kita samakan persepsi,kita sebagai mahasiswa semuanya bertujuan untuk mencari ilmu,keputusan tidaklah harus mengunakan dengan ego.Kita disini sema,satu kesatuan,apakah tidak bisa memusyawarahkan?Keputusan harus kita sepakati bersama tanpa harus memaksakan keinginan,tanpa harus menjatuhkan bila kesepakatan tidak sejalan dengan yang kita mau.

kapan lagi kita bisa belajar berorganisasi baik intra maupun ekstra kampus, kalau bukan masih menjadi mahasiswa, karena mahsiswa dinilai sebagai kaum intelektual yang harus lebih sinergik untuk lebih bisa berorganisasi dalam arti untuk memperkuat daya fikir kepemimpinan maupun lebih bisa mengerti akan lingkup manajeman kelompok. dengan itu seharusnya mahasiswa lebih proaktif dan minat akan suatu kegiatan yang positif.(Mahasiswa FP-Unwir)

 

2 Tanggapan

  1. curahan hati kuen mah ya…
    pai tambahan fasilitas share e supaya akeh sing buka yog.
    setiap artikel pai sapa sing nulise

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: