Jangan Sedih ataupun Marah Karena Kritik

Jangan sedih ataupun marah karena kritik. Mengapa demikian? salah satu kunci keberhasilan seseorang terletak pada “Bagaimana menangani serta membuat solusi atas kritik/pesan yang telah dia dapat?”

Tak perlu memasukan kritik ke dalam hati Tidak perlu merasa kalah dan jadi pecundang ketika kritik dilemparkan kepada kita. Tidak usah pedulikan kritik, justru bersegeralah mengintrospeksi diri siapa tahu kritik itu membangunkan kita dari kebutaan mengenali diri. Jika perlu koreklah kejelasan mengapa kritik itu dilemparkan kepada kamu, dan uapayakn pengambilan langkah lebih baik setelah mengetahui jelas mengenai kritik itu. Terimalah kritik dengan respek dan bersahabat. Jadikan orang yang mengkritik menjadi mata kamu ketika kamu lupa diri.

Memang sangat sulit menerima suatu kritik, karena itulah kita harus mengetahui cara menghadapi atau memberi kritik secara konstruktif.

Kritik jika diberikan secara tepat akan memberikan informasi yang akan meningkatkan kualitas diri dan secara terus menerus memberikan kemajuan pribadi yang berarti. Kita bisa memanfaatkan kritik sebagai komponen menuju keunggulan diri.

Memang kritik cenderung membuat kita merasa terluka karena kita belum membiasakan diri menyikapinya secara tepat. Kita beranggapan bahwa kita tanpa cacat. Kita selalu ingin agar orang lain menerima kita sebagai teladan yang sempurna. Sementara, orang lain akan menilai kita berdasarkan standar mereka masing-masing.

Tentu saja, mereka akan menemukan kekurangan pada diri kita. Akan tetapi, sebagian besar dari kita cenderung enggan melihat kekurangan yang ada pada diri kita. Jika seseorang secara kebetulan memperlihatkan kekurangan kita kepada orang lain, kita dengan serta-merta akan mengabaikannya dengan mengatakan: ”Pernyataan tersebut sama sekali tidak beralasan dan hanya berdasarkan pada prasangka belaka”.

Jika anda bersedia untuk memperhatikan pernyataan orang lain tentang diri anda dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyadari kemampuan anda sendiri, maka sangat mungkin anda akan menemukan beberapa kelemahan yang ingin anda perbaiki. Bersegeralah memperbaiki kelemahan anda, maka anda akan segera melihat tanggapan positif dari orang lain dan anda akan menerima pujian dari banyak orang.

Makanya, jika anda menerima kritikan, jangan serta-merta terjebak dalam kemarahan, apalagi marah karena ingin menutupi kekekurangan dan kesalahan tersebut. Sebaliknya, pikirkan dengan sungguh-sungguh bahwa anda mampu melakukan sesuatu untuk menghilangkan penyebab munculnya kritik yang mengganggu Anda. Memang, tidaklah mudah membangun sebuah kebiasaan pengendalian diri seperti itu. Akan tetapi, seorang yang layak mendapatkan haknya tidak akan takut untuk berusaha mendapatkan hak tersebut. Walaupun menemui kritikan.

Belum tentu pandangan kritik yang anda terima adalah pandangan yang benar. Mungkin saja, hal tersebut hanya sekadar menunjukkan rasa cemburu atas keberhasilan anda. Jika hal ini terjadi, langkah terbaik yang harus anda lakukan adalah memperlihatkan sikap bijak anda. Kita sebagai orang yang beriman harus menunjukkan sikap baik kepada sesama,walaupun orang itu memberikan kritikan pedas kepada kita. Namun kita tidak langsung marah tapi sebaliknya membuktikan kalau kita itu bisa.

Kritik dapat menghilang sendirinya jika anda menggunakan sebuah pendekatan realiatas terhadap kehidupan. Ingatlah, meskipun pekerjaan atau tindakan anda terinspirasi oleh berbagai niat dan tujuan yang baik, tetap saja ada orang yang melempar lumpur ke arah anda. Jadi, anda harus belajar dari setiap kritik yang diterima.

 Kunci penting menangani kritik.

  1. Dengarkan secara cermat kritik yang disampaikan dan pastikan kamu benar-benar memahami kritik yang diberikan.
  2. Jangan berasumsi dengan cepat bahwa si pengkritik benar atau salah. Sempatkan menilainya secara dewasa.
  3. Jangan menerima kritik secara pasif atau jadi korban yang tidak berdaya.
  4. Jika memang kritik itu benar, jangan pernah merasa bersalah secara berlebihan.
  5. Jangan emosional ketika menghadapi kritik.

Sekali lagi, jangan pernah marah dikritik.😉

Referensi : Okememory.blogspot.com & himapemupa.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: