Realisasi Cetak Sawah Baru 50 Ribu Hektare

MAMUJU–MICOM: Perluasan areal persawahan melalui cetak sawah baru menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan volume produksi beras dalam negeri.

Itu dapat menjamin ketersediaan pangan dalam negeri dan target penghentian impor beras dapat tercapai. Ini disampaikan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Sumarjo Gatot Irianto.

“Impor beras memang masih dilakukan. Sawah di Jawa banyak yang beralih fungsi menjadi jalan tol atau permukiman. Untuk peningkatan produksi beras, diintensifkan perluasan areal persawahan melalui cetak sawah baru di luar Jawa,” kata Gatot di Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (17/12).

Kementerian Pertanian menargetkan pencetakan sawah baru pada 2011 seluas 62 ribu hektare dan sudah terealisasi 50 ribu hektare se-Indonesia.

Untuk Sulawesi Barat, pada 2011, luas areal persawahan baru melalui program cetak sawah tersebut mencapai 4.000 hektare dengan total areal sawah seluas 70 ribu hektare di lima kabupaten.

Pemerintah optimistis tidak akan melakukan impor beras pada 2012 jika produksi padi nasional naik 13% menjadi 74 juta ton dari perkiraan tahun ini sebanyak 65 juta ton. (FH/OL-5)

Sumber : http://www.mediaindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: